TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Pendidikan

Cetak SDM Berkualitas, Ini Rencana Aksi Pemprov Jatim

14/01/2020 - 19:24 | Views: 6.82k
Ilustrasi. Aktivitas TryOut siswa SMK di Jatim. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)

TIMESJEMBER, SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) tengah menyiapkan rencana aksi (action plan) untuk pendidikan dalam upaya mencetak SDM berkualitas.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan salah satu rencana aksinya adalah penguatan revitalisasi SMK dan SMK pengampu. Khusus untuk SMK Pengampu pada tahun 2020 terdapat 157 SMK Pengampu yang mengampu sekitar 785 SMK sesuai jurusan yang relevan.

"Pada tahun ini kami akan fokus pada penguatan revitalisasi SMK termasuk di dalamnya peningkatan mutu dan relevansi pendidikan SMK dengan pasar kerja. Sedangkan untuk SMK Pengampu kami fokus pada pelaksanaan fungsi SMK Pengampu yang telah difasilitasi sejak tahun 2019,” jelas mantan Menteri Sosial ini, dikutip dari Biro Humas Pemprov Jatim, Selasa (14/1/2020).


BACA JUGA: Cetak SDM Berkualitas di Jatim, Khofifah: 2020 Prioritas Pendidikan


Selain penguatan revitalisasi SMK, Pemprov Jatim juga terus memperkuat konsep SMA dan MA Double Track. Di antaranya dengan pengembangan dan monitoring karir alumni SMA Double Track, pembinaan kewirausahaan melalui usaha sekolah online, serta menyiapkan wadah bertemunya jaringan mitra Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) dengan calon tenaga kerja potensial alumni SMA dan MA Double Track melalui platform ruangkarir.net.

Khofifah mengatakan, khusus untuk tahun ini, juga akan terus meningkatkan kualitas muatan vokasi untuk pendidikan Madrasah Aliyah (MA) di Jatim, dengan bidang ketrampilan antara lain multimedia, teknik listrik, kecantikan, dan tata boga. 

"Dengan demikian, maka lulusan MA diharapkan setelah lulus juga bisa langsung siap kerja," ujar Khofifah.

Action plan pendidikan yang juga disiapkan yaitu dengan inkubasi siswa-siswi SMK sebagai talent pada Millenial Job Center (MJC). Harapannya, para pelajar SMK tersebut akan bisa memiliki ketrampilan dan keahlian yang dibutuhkan para mitra usaha yang sudah bersinergi dengan MJC.

"Terkait hal ini, saya minta semuanya bisa dibreakdown lebih detail lagi. Sehingga membuka ruang sinergi  lebih luas dari berbagai pihak yang berminat untuk meningkatkan pemerataan kualitas pendidikan di Jatim," kata Khofifah terkait rencana aksi Pemprov Jatim di sektor pendidikan. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Jurnalis : Lely Yuana
Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Copyright © 2020 TIMES Jember
Top

search Search