TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Menteri PUPR RI Resmikan Jembatan Gantung Sungai Ensilat di Kapuas Hulu

14/02/2020 - 08:07 | Views: 12.66k
Menteri PUPR RI, Basuki Hadimuljono meresmikan Jembatan Gantung Sungai Ensilat di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. (Foto: istimewa)

TIMESJEMBER, KAPUAS HULU – Usai meresmikan Rumah Susun (Rusun) di Kabupaten Sintang, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI (Menteri PUPR RI) Basuki Hadimuljono melanjutkan kunjungan kerjanya dengan meresmikan Jembatan Gantung Sungai Ensilat di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Bersama Ketua Komisi V DPR RI Lasarus, Menteri Basuki mengatakan jembatan gantung yang menghubungkan Desa Nanga Dangkan dan Desa Lebak Napas ini merupakan salah satu wujud kebijakan Presiden Joko Widodo untuk membangun infrastruktur daerah perdesaan, terutama yang sulit dijangkau, sehingga lebih terbuka.

Kehadiran jembatan gantung sangat dibutuhkan masyarakat karena kondisi geografi wilayah Indonesia yang memiliki banyak gunung, lembah dan sungai. Secara fisik, kondisi ini kerap menjadi pemisah antara lokasi tempat tinggal penduduk dengan berbagai fasilitas pelayanan publik seperti sekolah, pasar, dan kantor pemerintahan.

TIMES-Indonesia-Basuki-Kapuas-02.jpg

Menurut Basuki, pembangunan infrastruktur masih jadi prioritas pemerintah untuk 5 tahun ke depan. Infrastruktur penting digenjot untuk konektivitas, khususnya di Kalimantan. Selain jembatan gantung, Kementerian PUPR RI juga sudah membangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN) dan jalan ke perbatasan.

"Mudah-mudahan semua jalan segera tembus, dan tahun ini sudah kita aspal. Sekali lagi, infrastruktur dibangun hanya untuk mengejar ketertinggalan kita, dalam rangka menuju indonesia lebih baik, lebih sejahtera, khususnya di daerah perbatasan," tambahnya. 

Sementara Ketua DPR RI Komisi V, Lasarus atas nama masyarakat Kapuas Hulu menyampaikan terimakasih kepada Menteri PUPR beserta jajarannya karena telah membangun jembatan gantung baja yang panjang di Kalimantan Barat.

"Untuk itu saya minta bantuan masyarakat untuk memelihara jembatan sehingga umurnya bisa panjang. Di Kapuas Hulu ini rencananya akan diprogramkan lagi 3 buah jembatan gantung di lokasi yang berbeda, mudah-mudahan bisa membantu masyarakat di sini, untuk memudahkan aktifitasnya," ujarnya.

TIMES-Indonesia-Basuki-Kapuas-03.jpg

Doni Sunardi, 44 tahun, salah satu Warga Desa Nanga Dankan menyampaikan rasa syukurnya telah dibuat jembatan gantung baja ini. Karena sehari-harinya untuk membeli kebutuhan pokok ke desa seberang harus melewati jembatan. "Kalau jembatan yang lama terbuat dari kayu sudah tidak layak lagi, dan rasa kuatir ada," ujarnya.

Jembatan Gantung yang diresmikan Menteri PUPR RI, Basuki Hadimuljono ini dikerjakan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah II Provinsi Kalimantan Barat dan Ditjen Bina Marga. Jembatan dengan panjang 84 meter lebar 1,8 meter ini diperuntukan khusus pejalan kaki dan sepeda motor, dikerjakan CV Kapuas Baru dengan nilai kontrak Rp 3,9 miliar. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Jurnalis : Widodo Irianto
Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Ronny Wicaksono
Copyright © 2020 TIMES Jember
Top

search Search